Now, pour the tea…

June 28, 2011

Kemana Mas Gepeng?

Filed under: Uncategorized

Mas Gepeng adalah panggilan akrab kami sekeluarga kepada ojek langganan, jemputan sekolah Abin. Nama sebenarnya adalah … maaf saya lupa. Saya yakin namanya itu bagus, karena suami pernah komentar ke mas gepeng, kok nama bagus diganti. Kalau mau bersikeras pengen tau, nanti saya tanyakan kepada Abin, karena dia pernah mengintip nama mas Gepeng di KTPnya yang jatuh. *Jeli deh matamu Bin…*

Kalau dihitung, sudah satu tahun lebih beliau menjalani profesinya mengantar dan menjemput Abin di sekolah. Performancenya cukup baik. Karena kalau tidak baik, tentu beliau akan digantikan dengan ojek lain. Jangan salah, menurut saya menjadi ojek sekolah untuk Abin adalah suatu keberuntungan tersendiri. Sepertinya jarang sekali ojek yang dibayar dengan gaji bulanan yang jauh lebih besar dibanding SPP sekolah anak itu sendiri. Gaji mas Gepeng, nilainya dua kali lipat dari jemputan mobil teman-teman dekat rumah Abin. Tentu mahal karena jarak sekolah Abin itu jauh. 

Kadang kala, jika beliau berhalangan datang, beliau akan digantikan oleh adiknya yang sudah bekerja di kantor kelurahan, tetapi dengan bersenang hati mengantarkan atau menjemput Abin. Siiip kan? Biarpun terkadang ketika menjemput atau mengantar beliau terlambat datang, namun setelah ditegur, beliau akan datang tepat waktu keesokan harinya. Kami juga gembira  ketika mendengar bahwa dia mengambil kredit motor. Ya bagus dong, buat ganti motor lamanya.

Tetapi kemudian timbul masalah berkaitan dengan motor baru ini. Well, motor ini memang motor baru dimiliki, tetapi ternyata motor yang dibeli oleh Mas Gepeng adalah motor 2nd. Motor ini ternyata lebih parah dari motor sebelumnya. Hal ini sudah menjadi pengetahuan umum bahwa motor 2nd adalah motor yang sering diambil bagian sparepartnya oleh pemilik lama. Motor mogok mengakibatkan kinerja Mas Gepeng menurun. Beliau sering menelpon suami, mengatakan bahwa beliau tidak bisa menjemput. Walhasil, tugas ini digantikan oleh suami.

Puncaknya adalah menjelang ujian. Seorang staf sekolah menelpon suami mengatakan bahwa Abin belum dijemput, padahal jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Abin sudah menangis sedih karena tidak ada yang menjemput. Ayah akhirnya menjemput abin yang sudah bersimbah air mata :)

Kejadian ini berulang sampai hari bagi rapor. Suami sudah bertanya kepada ojek-ojek yang ada di pangkalan, apakah ada yang melihat Mas Gepeng. Ternyata tidak ada yang bertemu. Puncaknya adalah tadi pagi, ketika saya naik ojek lain untuk mengantar Abin kursus tahfidz. Si abang ojek bertanya apakah sudah mendengar kabar tentang Gepeng? Saya tentu menjawab belum. Ternyata minggu lalu, istrinya pun datang ke pangkalan ojek untuk mencari suaminya. Nah, kamu kemana Mas Gepeng?

Semakin Lucu

Filed under: Uncategorized

Hari ini bicara dengan leader tentang keadaan kantor. Ah, mungkin bukan disebut bicara, lebih pada mendengarkan dan sedikit mengungkapkan pertanyaan. Biasanya pertanyaan penegasan, agar saya bisa mengerti apa yang sedang diperbincangkan. Iya, saya memang merupakan pendengar yang baik. Biasanya, dengan mendengarkan seseorang berbicara, saya pada akhirnya dapat menarik kesimpulan kepribadian seseorang. Bukan cuma kepribadian, dengan mendengarkan pembicaraan orang berpengaruh, saya jadi tau kondisi atau keadaan suatu tempat yang ingin saya ketahui.

Yah, begitulah dengan pembicaraan tadi, saya jadi tahu bahwa keadaan dikantor semakin lucu. Perlu diwaspadai? Iya, bagi orang-orang yang sering berinteraksi dengan manajemen, keadaan dikantor sedikit tidak menyenangkan. Tapi apa mau dikata, kita semua mencari uang dari kantor ini. Jadi nikmati saja keadaan yang ada. :)

June 17, 2011

Bersih-bersih

Filed under: Uncategorized

*wush… wush*

Sapu beroperasi, kemoceng bergerak ke kanan dan ke kiri. Debu beterbangan kian kemari. Tak perlu heran. Blog ini ditinggal dalam waktu tahunan. Entah kemana pemiliknya selama masa hibernasi itu. 

Terlalu sibuk? Tidak juga. Satu kelemahan pemilik blog ini adalah jiwanya yang lemah. Mudah bosan. Walhasil, beginilah nasibnya.

Tapi sekarang aku kembali. Aku bertekad akan menuliskan semua unek-unekku disini.

Tunggulah aku wahai catatan pelipur lara. Kan kuramaikan hidup sepimu dengan celotehku

 

 

July 8, 2010

etre ennuyeuse

Filed under: Uncategorized

Ugghhh, bosan perlu variasi

November 13, 2009

Well, This is relaxing

Filed under: Uncategorized

Palembang,

 

here we come…. 

November 1, 2009

If only I could…

Filed under: Uncategorized

Baru saja membaca cerita arman, tentang proses kehamilan istrinya. Satu hal yang saya ambil dari sana adalah segera bertindak jika melihat satu keanehan dalam kehamilan. Ada satu proses yang sama dari saya dan istrinya. Sewaktu hamil, istrinya itu mengalami flek yang cukup sering. Suatu hari, istrinya mengalami pendarahan yang hebat. Mereka langsung ke rumah sakit, konsultasi dan opname.

Setelah flek yang terus keluar selama 10 hari, pendarahan ini juga terjadi pada saya. Tapi, pilihan berbeda telah kami pilih. Kami menunggu keesokan harinya untuk konsultasi. Ehm, mungkin pilihan ini kami pilih, karena pendarahan ini keluar setelah kami baru saja dari rumah sakit, dan sewaktu konsultasi itu, dokter berkata bahwa dedek dalam kondisi baik-baik saja. Daddy juga mungkin sedikit capek, setelah menemani saya ke dokter, lalu ke pizza hut dan ke toko buku.

Oh, penyesalan ini. Kapankah akan berakhir. Setiap kali saya merasa dapat lepas dari beban, selalu saya temukan kesalahan saya yang lainnya.

October 30, 2009

Bolos kerja, Kejar Order!

Filed under: Uncategorized

Personal Project belum kelar juga. Walaupun Alhamdulillah hari ini bayaran udah turun. Susah juga ya, baru sebentar mampir di account, udah punya rencana mau belanja macem-macem.. hehe

Oh, hampir lupa. Hari ini juga ketemu sama mantan orang kantor. Aku pikir, selama jadi manager, dia gak merasa tertekan. Ternyata, gak benar…. Dia gak tahan tuh. Lantas, kenapa aku tetap bertahan?

Hayooo, gerak cepat. 

 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham